Friday, April 8, 2011

Kakek

Langkah diammu ingatkan aku
Bapakku yang sudah tak sabar
Cucu tinggal di tanah jauh.
Heh, itu saja yang kamu ucapkan
Waktu aku sapa kamu walau
Kita bertetangga bersebelahan.
Topi dan lagakmu persis bapakku
Diam tapi tak ragu tengkar teriak
Aku pun yakin kamu seperti itu.
Aku jadi terlena ingat bapakku
Kakek anakku punya banyak cerita
Sudah tua tapi tak mau diam.
Senyum dan mata membasah
Ingat saat kita siap berhunus
Anak bapak sama saja gila.
Aku pelan sadar kita tidak beda
Bapakku pasti senang bertemu
Cucunya: cermin hidup masih muda.

No comments:

Post a Comment